Desember 4, 2022
Jawa Tengah
Berita Jelajah

Banjarnegara dari Januari hingga Oktober 2022 Sudah Terjadi 342 Kejadian Bencana

BANJARNEGARA – Sebagian besar wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, rawan terjadi bencana mulai dari tanah longsor hingga banjir.

Penjabat Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto mengungkapkan, 73,38 persen wilayahnya merupakan daerah rawan bencana.

Selama kurun waktu dari bulan Januari hingga Oktober 2022 sudah terjadi 342 kejadian bencana, antara lain tanah longsor, angin kencang, gempa, banjir dan kebakaran.

“Seperti kita ketahui bersama ketika musim hujan turun banyak wilayah yang mengalami bencana tanah longsor,” kata Tri saat pengukuhan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Banjarnegara, Jumat (18/11/2022).

Untuk itu, mulai bulan November sampai Desember 2022 Banjarnegara menetapkan tanggap darurat.

Lebih lanjut Tri mengatakan, FPRB yang diinisiasi BPBD Banjarnegara ini menjadi salah upaya penguatan dalam antisipasi dan penanggulangan bencana.

Forum yang beranggotakan berbagai unsur dari organisiasi perangkat daerah (OPD), dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, media massa dan relawan ini diharapkan bisa menjadi sarana koordinasi, konsolidasi dan kerja sama seluruh pihak.

Khusunya, dalam mengkaji, memberikan masukan sebagai rekomendasi dalam pengambilan langkah dan kebijakan penanggulangan kebencanaan.

“Kami harap forum ini dapat melaksanakan tugas dengan baik, memberikan manfaat bagi masyarakat serta meminimalisir resiko dan adanya korban ketika terjadi bencana,” ujar Tri.

Menurut Tri, dalam upaya pengurangan risiko bencana dan penanggulangan bencana dibutuhkan partisipasi semua pihak, termasuk masyarakat.