Desember 4, 2022
Jawa Tengah
Berita

Detik-Detik Kebakaran Rumah Samping Masjid Agung Demak

DEMAK – Diduga gara-gara korsleting listrik rumah milik Budiyono (40) ludes terbakar, Kamis (3/11) siang. Musbah ini terjaddi samping Masjid Agung Demak. Lokasinya di Jalan Kauman Gang 1 Kelurahan Bintoro, Demak.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian ditaksir sekitar Rp 250 juta.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Demak Agus Nugroho LP membenarkan peristiwa kebakaran ini. Lokasinya di samping Masjdi Agung Demak.

“Lokasinya di kawasan padat penduduk sehingga api harus dilokalisir agar tidak menimpa rumah lain,” ujar Agus, dilansir suara merdeka pada Kamis (3/11).

Agus bersama timnya berhasil memadamkan si jago merah tersebut. Menurutnya, kerja keras penuh kebersamaan itu akhirnya membuahkan hasil.

“Tidak sampai satu jam, amukan api berhasil dipadamkan,” ungkap Agus.

Sementara itu, Kapolsek Demak Kota, IPTU Miftah yang berada di lokasi tersebut mengatakan, dugaan sementara, api berasal dari korsleting kipas angin dinding yang kemudian mengenai tempat tidur.

Kapolsek mengungkapkan, lokasi rumah yang terbakar berada di pusat kota membuat penanganan dapat berjalan cepat.

“Begitu kami tiba di lokasi, kami langsung menghubungi damkar sehingga pemadaman dapat dilakukan dengan peralatan dan petugas yang mencukupi,” ujar Kapolsek Demak Kota.

Sebelumnya, Budiyono, pemilik rumah yang terbakar menceritakan, saat peristiwa terjadi, dirinya berada di luar rumah, di sekitaran Masjid Agung Demak.

Setelah itu dia mendengar suara anaknya berteriak ada kebakaran.

“Anak saya lari keluar rumah sambil berteriak ada kebakaran,”ujar Budiyono, dilansir suara merdeka.

Dengan rasa kaget, dia dan warga lain pun langsung lari mendekat.

Dirinya bersama warga masuk ke rumah tersebut mendapati api sudah besar hingga membakar tempat tidur serta atap rumah.

“Api diduga yang membakar rumahnya dari korsleting kipas angin dinding yang kemudian jatuh ke kasur, tempat tidur,’ ujar Budiyono.

Meski api cepat menjalar, Budiyono berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Ia mengaku kerugian kebakaran ini mencapai Rp 250 juta.