Desember 4, 2022
Jawa Tengah
Berita Jelajah

Distribusikan Bantuan Pangan ke Desa Terisolir Terdampak Gempa Cianjur, Polri Gunakan Helikopter

JAKARTA – Polri terus melakukan upaya untuk membantu penanganan pasca gempa bumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat. Salah satunya mendistribusikan bantuan sembako maupun non sembako kepada warga yang berada di daerah-daerah terisolir.

Dalam video yang diterima wartawan, tampak Karo Multimedia Divhumas Polri, Brigjen Pol Gatot Repli Handoko memimpin sejumlah personel polisi untuk mengirimkan bantuan melalui jalur udara.

Mereka memanfaatkan Helikopter Dauphin Direktorat Polisi Udara Baharkam Mabes Polri untuk membawa bantuan sembako dan kebutuhan lainnya ke daerah-daerah terisolir. Penggunaan alat utama terutama Helikopter dapat mempercepat mitigasi bencana gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Saat helikopter tiba di lapangan, warga menyambut antusias. Mereka langsung datang menghampiri helikopter untuk membantu mengangkut sejumlah bantuan sembako yang ada. Bantuan itu di antaranya berupa mie instan, air minum, tenda hingga selimut. Bantuan itu kemudian langsung diserahkan kepada warga.

Bantuan Polri itu mampu meringankan beban penderitaan warga yang terdampak bencana gempa bumi pada Senin 21 November lalu.

Tampak senyum bahagia terpancar pada raut muka sejumlah warga. Mereka bahagia karena sebelumnya tidak kunjung mendapat bantuan karena jalur darat menuju desa mereka sulit dilalui. Beberapa daerah terisolir karena akses jalan terdampak tanah longsor di beberapa seperti di Kecamatan Cigeunang.

“Kami senang melihat warga terdampak bergembira dengan kedatangan kami. Polri akan terus datang memberi bantuan lewat udara sampai jalan-jalan yang rusak kembali bisa dilewati. Semoga kedatangan kami memompa semangat warga yang terdampak bencana,” kata Gatot.

Presiden Joko Widodo memang memerintahkan TNI Polri untuk menggunakan helikopter untuk melakukan droping bantuan pangan, peralatan seperti tenda dan kebutuhan hidup warga khususnya kepada warga yang mengungsi tetapi sulit dijangkau.