Desember 3, 2022
Jawa Tengah
Berita Indepth

Dongkrak Pergerakan Ekonomi Demak, Genjot Potensi Desa Wisata

DEMAK – Desa Wisata menjadi alternatif etalase pengembangan pariwisata di Demak.

Agenda ini sekaligusmenjadi prioritas pengungkit pergerakan ekonomi setelah pandemi Covid 19.

Bentuk ikhtiar nyata dalam upaya revitalisasi dan memperbarui potensi yang ada, Dinas Pariwisata Kabupaten Demak mengadakan sejumlah kegiatan.

Salah satunya adalah membangkitkan Desa Wisata Jragung, Karangawen.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Demak EndahCahya Rini menuturkan Desa Wisata di Demak ada 12, dan kini upaya memperbarui serta merevitalisasi terus dilakukan.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Jragung, Sabtu (5/11/2022) malam, lanjut Endah, menjadi manifestasi khusus untuk revitalisasi dan branding tersebut.

‘’Jragung menjadi pilihan proaktif dan respons yang konkret menyambut gandeng tangan dari kami (Dinas Pariwisata),’’ ujarnya.

Beberapa kegiatan yang digelar melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk stakeholder pariwisata di klaster Kedungsapur, dan Pakudjembara.

Hadir pada acara ini sekaligus memberikan motivasi dalam dialog bertajuk Ngopi Bareng Branding Desa Wisata Jragung adalah Ketua DPRD Demak HS Fahrudin Bisri Slamet (FBS ),

Achmad Sugiarto, Asisten III Pemkab Demak mewakili Bupati Demak, Hj Eisti’anah, dan Riyadi Kurniawan dari Dinporapar Jateng.

FBS menyatakan pihaknya berkomitmen untuk aktif mendorog pengembangan DesaWisata agar tumbuh dan berkembang.

‘’Desa Wisata merupakan garda depan pengembangan pariwisata secara lebih luas. Jika desa wisatanya maju dan berkembang, otomatis pariwisata lain akan mengikuti,’’ ungkap politikus PDIP ini.

Asisten III Pemkab Demak Achmad Sugiarto memberikan dukungan dan komitmen khusus terkait pengembangan Desa Wisata.

Sebab, menurut dia, sektor pariwisata dengan Desa Wisata di dalamnya telah memberikan kontribusi nyata sebagaipengungkit pergerakan ekonomi selepas pandemi.

Untuk itu pihaknya mendorong terobosan yang dilakukan Dinas Pariwisata Demak seperti kegiatan rebranding di Jragung, Karangawen diharapkan dapat menjadi virus positif sektor yang lain.

Menimpali dukungan dari pihak eksekutif, FBS menegaskan DPRD Demak siap mem-backup program yang dipaparkan Dinas Pariwisata.

‘’Kami, legislatif yang memiliki fungsi salah satunya penganggaran akan mendukung program ini (desa wisata),’’ jelas FBS.

Hanya, dia mengingatkan, terkait dengan regulasi, yakni payung hukum perlu dimatangkan.

FBS berharap dari 12 desa wisata yang ada di Demak bisa digarap dengan maksimal secara bertahap.

Termasuk adanya sinergitas, baik itu organisai perangkat daerah (OPD) sebagai leading sektor, kemudian pemerintah desa maupun masyarakat ,juga pokdarwis sebagai penyangga.

Sementara itu, sebagai fasilitator terkait pengembangan Desa Wisata, Riyadi Kurniawan menilai Jragung layak mendapatkan apresiasi.

Dia juga mendukung kebijakan dari DPRD Demak dan juga Pemkab melalui Dinas Pariwisata maupun OPD lain.

Potensi yang dimiliki Jragung luar biasa, apalagi terangkai dengan upaya mendongkrak potensi yang dimiliki perhelatan lain disinergikan, seperti festival jajanan tradisional.

Bupati Demak Hj Eisti’anah selalumengajak semua pihak untuk bersama-sama menumbuhkembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di daerahnya.

Dia menambahkan momentum seperti ini tetap di upayakan untuk mendorong UMKM mampu tumbuh dan menjadi pilar pemberdayaan ekonomi di desa.

‘’Potensi desa juga memiliki daya saing yang kompetitif. Ini menjadi konsen saya untuk terus mendorong kemandirian desa melalui Bumdes-bumdesnya,’’ tandas Bupati.