Berita

Geger Video Pelajar Tawuran di Jalur Lingkar Salatiga, Polisi Turun Tangan

Semarang – Video dua kelompok pelajar tawuran di Jalur Lingkar Salatiga (JLS) beredar di media sosial. Polisi membenarkan peristiwa tersebut dan masih melakukan penyelidikan.

Salah satu akun instagram yang memposting penggalan video tersebut adalah @zonasalatiga yang memperlihatkan rekaman CCTV dimana dua kelompok pelajar bercelana abu-abu beradu. Ada juga peristiwa salah satu motor terjatuh dan warga juga ada yang berupaya membubarkan keributan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Salatiga, AKP M. Arifin Suryani mengatakan peristiwa terjadi hari Jumat (17/11) sore kemarin. Tim Polres Salatiga yang terdiri dari piket SPKT, Sat Reskrim, Resmob dan Personel Polsek Sidomukti yang mendapat laporan tersebut langsung datang ke lokasi.

“Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh tim saat berada di lapangan diperoleh informasi bahwa dua kelompok remaja yang tawuran merupakan pelajar dari dua sekolah menengah atas di wilayah Kabupaten Semarang yang bertemu di JLS. Diduga kedua kelompok tersebut berselisih kemudian melakukan tawuran atau perkelahian,” kata Arifin lewat keterangannya, Sabtu (18/11/2023).

1 Pelajar Diamankan Usai Tabrak Warga

Saat kejadian salah satu pelajar yang mengendarai motor dan berboncengan dengan temannya menabrak warga yang berusaha membubarkan aksi anarkis para remaja itu. Salah satu remaja berinisial AN tersebut kemudian diamankan warga dan satu lainnya melarikan diri.

“Adapun salah satu pelajar yang tertinggal di lokasi kejadian, masih kami lakukan interogasi dengan didampingi orang tuanya. Kami juga berkoordinasi dengan sekolah yang bersangkutan agar memberikan pembinaan lebih lanjut,” ujarnya.

Polres Salatiga kini masih mendalami kasus tersebut dan dari keterangan pelajar yang diamankan, polisi sudah mengantongi nama siapa saja yang terlibat tawuran.

“Polres Salatiga sedang melaksanakan penyelidikan, petugas telah berhasil mendapatkan nama-nama pelajar yang terlibat aksi tersebut berdasarkan keterangan AN, segera kami koordinasikan dengan pihak sekolah agar nama-nama tersebut mendapat pembinaan serta pengawasan dari sekolah dan orang tua,” terang Kasi Humas Polres Salatiga, Iptu Henri Widyoriani

Video Korban Luka Pelipis Bukan Korban Tawuran

Henri menyebut kasus ini belum dilaporkan ke polisi. Dia juga meluruskan video korban yang terluka di bagian pelipis bukan korban tawuran.

“Kami informasikan bahwa sampai saat ini belum ada laporan resmi ke Polres Salatiga maupun adanya korban dari aksi tawuran atar dua kelompok tersebut, adapun pemuda yang terlihat dalam rekaman video yang beredar, terluka di pelipis adalah akibat jatuh dari sepeda motor saat hendak melarikan diri,” jelas Henri.

sumber: detikjateng

 

Polrestabes Semarang, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, Kota Semarang, Pemkot Semarang, Polda Jateng, Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto

Related Posts

1 of 19,108