Desember 4, 2022
Jawa Tengah
Berita Headlines Indepth Wawancara

Jadi Agen untuk Edukasi Masyarakat, ASN di Pemalang Dilatih Tangkal Paham Radikal

PEMALANG –  Pemahaman utuh tentang radikalisme merupakan salah satu modal yang diperlukan, untuk menangkal penyebaran paham tersebut.

Aparatur sipil negara (ASN) perlu mengetahui ciri-ciri paham radikal, indikasi orang yang terpengaruh, awal mula masuk, pengaruhnya terhadap kehidupan sosial, dan pola penyebarannya, agar para abdi negara itu mampu untuk menangkal.

Hal itu diungkapkan Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, ketika membuka Seminar Kebangsaan, di Gedung Serbaguna Pemalang, Kamis (3/11/2022).

Seminar Kebangsaan dengan mengusung tema Peran dan Strategi BNPT Menangkal Radikalisme di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu, diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2022.

Mansur Hidayat berharapkan seminar ini dapat meningkatkan kualitas pemahaman ASN, sehingga mampu mencegah dan menangkal radikalisme.

“Kegiatan ini dapat menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Pemalang, untuk mencegah dan menangkal penyebaran paham radikalisme,” kata Mansur, seperti dirilis pemalangkah.go.id.

Mansur juga mengatakan, bagi Bangsa Indonesia, Pancasila adalah dasar Negara, falsafah dan pandangan hidup, yang melandasi seluruh kegiatan, baik di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan, dan keamanan.

Posisi Pancasila yang strategis ini, menurut Mansur, menjadikan dasar negara Indonesia itu senantiasa dirongrong oleh pihak-pihak yang ingin menggantinya dengan ideologi lain, termasuk ideologi yang dianut kelompok-kelompok radikal.

“Hal semacam itulah yang harus senantiasa ditangkal agar kedaulatan NKRI dapat terus terjaga,” kata Mansur.

Melalui seminar ini, Mansur berharap ASN tidak hanya menjadi peserta, melainkan menjadi agen yang bertugas menyampaikan dan mengedukasi masyarakat, tentang bahaya radikalisme bagi keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Sebelumnya, Kepala Bakesbangpol Bambang Haryono, menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat jiwa dan semangat nasionalisme ASN Pemerintah Kabupaten Pemalang, dalam menjaga keutuhan NKRI.

Adapun tujuannya antara lain untuk meningkatkan kesadaran ASN bahwa dirinya adalah warga NKRI, yang memiliki UUD 1945 dan Pancasila.

Selain itu untuk meningkatkan pengetahuan tentang paham radikalisme dan pencegahannya, memupuk semangat Bhineka Tunggal Ika, dan untuk meningkatkan pemahaman akan hak dan kewajibannya, serta mempunyai rasa bangga dan cinta Tanah Air Indonesia.

Bambang Haryono melaporkan, peserta kegiatan seminar berjumlah 150 orang, terdiri atas kalangan ASN Eselon II, III dan IV, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Hadir narasumber, yaitu Deputi Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Nisan Setiadi; Direktur Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid; dan Direktur Amir Mahmud Center Sukoharjo, Amir Mahmud.

Dalam acara tersebut, Plt. Bupati Pemalang dan Deputi Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisme BNPT saling bertukar plakat.