Oktober 4, 2022
Jawa Tengah
Berita Headlines

Kapolres Demak Hadiri Pembukaan TMMD Sasar Desa Plosok di Demak

DEMAK– Dalam menuju pemerataan pembangunan di desa, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-114 tahun 2022 Kodim Demak resmi dibuka, Selasa (26/7/2022).

Pembukaan tersebut di Desa Kebonagung Demak. Sasaran TMMD meliputi sasaran fisik dan non fisik, sasaran fisik yakni pembuatan jalan beton bertulang di Dusun Mintreng dan jalan pertanian.

Sasaran TMMD tambahan meliputi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 8 unit dan normalisasi sungai.

Terdapat juga sasaran non fisik berupa penyuluhan-penyuluhan dari bela negera hingga kesehatan dan pertanian.

Sebelumnya pembukaan TMMD dibuka Bupati Demak Eisti’anah dengan pemukulan gong selepas upacara di depan Balai Desa Kebonagung.

“Kolaborasi dari pemerintah dan TNI untuk membantu masyarakat, dalam hal ini tadi sudah kita tinjau secara fisik itu membangunkan jalan untuk warga di Dusun Mintreng,” kata Bupati Eisti’anah usai peninjauan pembangunan fisik TMMD.

Sementara untuk perbaikan jalan sendiri merupakan jalan perekonomian desa dengan total jumlah anggaran TMMD Rp 1,3 miliar.

“Dari Pemda sekitar Rp 800 juta, dari Provinsi Rp 173 juta, dari pusat dari TNI AD Rp 300 juta total sekitar Rp 1,3 M,” jelasnya.

Tujuan TMMD adalah desa terpencil atau memang jauh dari akses jalan besar.

“Sudah koordinasikan dengan kepala desa, kecamatan juga dan dipilihlah tempat ini yang memang masyarakat juga tadi kita lihat bersama jalannya masih sangat jelek,” paparnya.

Dengan adanya hal tersebut, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian pada Desa Kebonagung.

“Kalau ini diperbaiki bersama jalannya otomatis akses semakin mudah dan perekonomian secara otomatis akan meningkat,” imbuhnya.

Setya Pratomo mengatakan, TMMD rencananya akan diselesaikan selama 32 hari.

“Untuk partisipan dari TNI Polri dan aparat dari pemerintahan itu 150, kemudian dibantu dari organisasi kemasyarakatan itu 145 orang belum termasuk warga desa semuanya,” katanya.

Dandim menyebut, betonisasi jalan dilakukan pada jalan penghubung dan jalan pertanian.

“Sasaran fisik dan non fisik, sasaran fisiknya itu kita betonisasi sepanjang hampir 600 meter persegi untuk jalan penghubung, kemudian masih akan kita betonisasi juga jalan pertanian itu sekitar 300 meter,” katanya.

Menurutnya, Desa Kebonagung dipilih melalui banyak pertimbangan, selain membutuhkan di antaranya anggaran yang tersedia dan kondisi sosial yang ada.

“Jadi memilih Kebonagung dengan pertimbangan alokasi anggaran, kemudian kondisi sosial yang ada di wilayah maka kami mengharap dengan anggaran yang tersedia juga akan memperoleh hasil yang maksimal.

Turut hadir dalam pembukaan Ketua DPRD Kabupaten Demak Fahrudin Bisri Slamet (FBS), Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Purnomosidi, Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono dan sejumlah instansi terkait.