Desember 4, 2022
Jawa Tengah
Berita Indepth Wawancara

Kecelakaan Maut di Demak, Dump Truk Jatuh ke Jurang Sedalam 50 Meter

DEMAK – Kecelakaan maut menimpa Suhadi, sopir dump truk tambang galian C di Dukuh Dongko Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Sabtu (8/10/2022) lalu sekitar pukul 08.30 WIB.

Suhadi tewas kecelakaan, setelah dump truknya jatuh ke dalam jurang sedalam sekitar 50 meter.

Peristiwa kecelakaan ini melibatkan dua dump truk yang saat itu berada di kawasan tambang Galian C di Dukuh Dongko.

Kecelakaan bermula saat dump truk bermuatan padas atau pasir dan batu yang dikemudikan sopir Tri Wahyudi, warga Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, tak kuat menanjak di jalur tanjakan.

Lalu dump truk itu mundur dan menabrak dump truk lain.

Kondisi di dalam dump truk yang ditabrak itu masih ada Suhadi.

Dump truk yang dikemudikan korban kala itu sedang terparkir di pinggir jurang karena sedang rusak.

Akibat tabrakan itu, dump truk beserta Suhadi yang berada di dalamnya, jatuh ke dalam jurang galian.

“Dump truk ada muatan gak kuat naik, akhirnya ngglondor kena mobil belakangnya, kecebur ke jurang,” kata Kapolsek Mranggen AKP Nasoir saat di konfirmasi media, Sabtu (8/10/2022).

Menurut penjelasan kapolsek, Tri Wahyudi sudah berupaya mengerem kendaraan namun karena berada di tanjakan dan penuh muatan akhirnya sulit dikendalikan.

“Truk tidak kuat untuk menanjak akhirnya truck lepas kendali berjalan menurun ke belakang, karena tidak bisa direm,” jelasnya.

Mengetahui dumpt truk yang dikemudikan sudah tak terkendali, Tri Wahyudi langsung lompat dari kendaraan untuk menyelamatkan diri.

Sedangkan kendaraannya terus jalan mundur hingga menabrak dump truk yang terparkir dan di dalamnya masih terdapat Suhadi. Kedua truk kemudian jatuh ke jurang berketinggian sekitar 50 meter.

Akibatnya, Suhadi tewas dalam peristiwa nahas tersebut. Sementara Tri Wahyudi berhasil selamat.

Atas kejadian tersebut lanjut, lanjut Kapolsek, kedua truk mengalami kerusakan berat. Kerugian ditaksir mencapai Rp 130 juta.

Suhadi kemudian dievakuasi oleh warga setempat dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Selanjutnya, jenazah Suhadi dibawa keluarganya pulang ke rumah duka.