Desember 4, 2022
Jawa Tengah
Berita Headlines Wawancara

Krisis belum Sepenuhnya Pulih, Bupati Demak Ajak Masyarakat Optimistis

DEMAK – Bupati Demak Eisti’anah mengajak seluruh masyarakat untuk optimistis dan bangkit dengan kreativitas serta produktivitas yang dapat mendorong kemajuan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan di sela menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-58 tahun 2022 di halaman Setda Kabupaten Demak.

Bupati Demak Eisti’anah mengatakan, tema HKN ke-58 Tahun 2022 yang mengangkat “Bangkit lndonesiaku, Sehat Negeriku” sangat tepat untuk menggelorakan semangat dan optimisme seluruh lapisan masyarakat lndonesia.

“Karena secara bersama, bahu membahu, dan bergotong royong dalam menghadapi situasi kesehatan di masa pandemi Covid-19, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dan produktif menuju kebangkitan kembali ekonomi yang menyejahterakan,” kata Eisti’anah.

Bupati menambahkan, selama pandemi covid-19 terjadi perubahan signifikan diberbagai bidang yang menuntut penyesuaian atau adaptasi.

Termasuk dalam bidang kesehatan, setidaknya terdapat fokus 6 pilar transformasi kesehatan pasca pandemi yang dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

Antara lain transformasi layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.

Bupati Demak berkeyakinan dengan implementasi keenam pilar tersebut dapat terbentuk sistem kesehatan yang tangguh terhadap krisis kesehatan, termasuk pandemi.

Dijelaskan lebih lanjut, transformasi sistem layanan primer akan memperkuat Posyandu, Puskesmas, seluruh Laboratorium Kesehatan Masyarakat, dan melengkapinya dengan layanan berbasis teknologi digital untuk bisa mendekatkan ke masyartakat secara luas.

Transformasi layanan rujukan bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat.

Kementerian Kesehatan mengembangkan jejaring layanan rujukan untuk penanganan penyakit katastropik yang menjadi penyebab kematian tinggi dan beban pembiayaan besar, antara lain stroke, kanker, jantung, ginjal, serta kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Kemudian transformasi sistem ketahanan kesehatan merupakan percepatan ketahanan farmasi dan alat kesehatan yang terus dilakukan, agar produk obat, vaksin, dan alat kesehatan dapat diproduksi dari hulu ke hilir dan dimanfaatkan di dalam negeri.

Selanjutnya transformasi pembiayaan kesehatan untuk memastikan pembiayaan yang cukup, adil, efektif, dan efisien.

Mempercepat produksi National Health Account (NHA) untuk kebijakan pembiayaan kesehatan yang lebih berbasis bukti.

Menjaga kualitas layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui reviu tahunan tarif JKN.

Kendali mutu dan biaya yang berbasis bukti untuk pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien melalui peningkatan penerapan Penilaian Teknologi Kesehatan (Health Technology Assessmenf – HTA).

Memperkuat sinergi pembiayaan kesehatan antara pemerintah pusat, daerah, swasta dan organisasi lainnya melalui Konsolidasi Pembiayaan Kesehatan.

Tak kalah pentingnya adalah transformasi Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan dalam peningkatan jumlah, pemerataan, serta meningkatkan kualitas tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan berkualitas hingga pelosok.

Target optimis yang akan dicapai yaitu angka ideal dokter 1 banding 1.000 populasi dan pemenuhan nakes di Puskesmas dan RSUD sesuai standar.

Dan, terakhir adalah transformasi teknologi kesehatan menuju sistem kesehatan yang tangguh dan terintegrasi.

Salah satunya dengan melakukan integrasi data rekam medis pasien di fasyankes ke dalam satu platform Indonesia Health Seryices (IHS) yang diberi nama Satusehat.

“Selain itu juga dilakukan inovasi bioteknologi, yakni Biomedical Genome-Based Science lnitiative (BGS-I), untuk menerapkan pengobatan yang lebih personal dan presisi. Ini semua program pemerintah yang sangat bagus,” terang bupati.

Bupati Eisti menekankan bahwa di masa transisi seperti sekarang masyarakat harus tetap waspada dan tidak boleh lengah dengan cara tetap menjaga protokol kesehatan dan membiasakan pola hidup sehat.