BeritaCurrent IssueJelajah

Perang Sarung Berujung Kerusuhan di Pemalang, Polisi Tangkap 8 Remaja untuk Dibina

Pemalang – Video keributan dan pengeroyokan antarkelompok remaja di Jalan Kyai Makmur depan Kantor Pendopo Bupati dan Wakil Bupati Pemalang pada Senin (4/4/2022) malam, viral di media sosial.

Dalam video tersebut nampak puluhan remaja berlarian dikejar oleh sekelompok remaja lain.

Salah satu dari mereka yang lari kemudian terjatuh dan menjadi bulan-bulanan kelompok remaja yang mengejarnya.

Sampai Rabu (6/4/2022) pukul 15.12 WIB, video yang diunggah oleh akun Instagram @explorepemalang tersebut telah mendapat 333 komentar.

“Perang sarung berujung gelut. Primen kiye lur?” tulis akun @explorepemalang dalam unggahannya.

Dari informasi yang dihimpun, keributan kedua kelompok tersebut dipicu oleh aksi perang sarung pada Senin malam.

Kedua kelompok remaja berasal dari Kelurahan Kebondalem dan Kelurahan Pelutan.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pemalang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Kabul Santoso membenarkan peristiwa tersebut.

Setelah kejadian malam itu, sekitar 7 sampai 8 remaja diamankan di Mapolres Pemalang.

“Mereka dibina agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” ungkap Kabul, pada Rabu.

Keesokan hari setelah kejadian itu, beberapa tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan pemerintah kelurahan dipanggil di Mapolsek Pemalang.

Mereka diminta untuk membina dan mengawasi remaja dan lingkungannya agar lebih melakukan kegiatan positif selama bulan suci Ramadhan.

Selain itu, Kabul melarang kegiatan aksi perang sarung di wilayahnya.

“Kami sudah pertemukan untuk mencegah dan mengantisipasi keributan (remaja) itu tidak terjadi lagi,” ujar dia.

 

Related Posts

1 of 174