Desember 3, 2022
Jawa Tengah
Berita Jelajah Wawancara

Polisi Ungkap Kendala Jembatan Wonokerto Demak Belum Bisa Dibuka: Utamakan Keselamatan

DEMAK – Polisi mengungkapkan alasan mengapa Jembatan Wonokerto Demak belum bisa dibuka untuk kendaraan umum seusai yang direncanakan, pada 10 November 2022.

Polisi menyebut, Jembatan Wonokerto, yang berada di lalan pantura Semarang – Demak, tepatnya di Desa Wonokerto, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, belum bisa dibuka lantaran faktor keamanan dan keselamatan.

Kasat Lantas Polres Demak AKP Gargarin Friyandi, mengatakan  kesimpulan ini diambil setelah polisi bersama tim gabungan meninjau langsung progres pembangunan proyek Jembatan Wonokerto yang saat ini secara keseluruhan mencapai 75 persen.

Memang, dituturkan, mulaya pengerjaan Jembatan Wonokerto dipercepat, sehingga bisa dibuka pada tanggal 10 November 2022.

Namun, disampaikan, pengerjaan percepatan tak bisa maksimal lantaran faktor cuaca ekstrem yang tak bersahabat.

“Kondisinya dengan cuaca cenderung hujan terus dan ini (percepatan pengerjaan) belum bisa mkasimal, dari kepala balai (BBPJN Jateng-DIY, red) menyampaikan bahwa maksimal 15 Desember 2022 baru bisa fungsional untuk dua lajur,” kata Kasat Lantas, Kamis (10/11/2022).

Sebelum dibuka secara fungsional sepenuhnya dua lajur pada 15 Desember mendatang, ucap Kasat Lantas, Jembatan Wonokerto akan dibuka untuk uji coba dengan satu lajur pada akhir November 2022 ini.

“Mempertimbangkan kondisi saat ini, untuk sampai akhir bulan kemungkinan akan bisa dilewati satu lajur saja,” ujarnya.

Hal ini, kata dia, juga mempertimbangkan kendaraan yang melintasi Jembatan Wonokerto.

Dituturkan, jalur pantura banyak dilintasi oleh kendaraan angkutan berat dan kendaraan besar.

“Dengan jalur pantura yang banyak dilintasi kendaraan berat, kami tentu mengutamakan keselamatan.”

“Jangan sampai nanti malah membahayakan pengendara yang lewat,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Wida Nurfaida, mengatakan Jembatan Wonokerto masih dalam tahap pekerjaan pembuatan parapet di sisi jembatan.

“Pemasangan parapet memang dipasang water barier, tapi berisiko tersenggol kesenggol berat yang lewat,” kata Wida.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus menerima komplain kemacetan akibat perbaikan Jembatan Wonokerto, Kecamatan Karangtengah, Demak, sejak Juli lalu.

Maka dari itu, Selasa (8/11/2022), Ganjar melihat langsung untuk tahu penyebab lambatnya pengerjaan jembatan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus menerima komplain kemacetan akibat perbaikan Jembatan Wonokerto, Kecamatan Karangtengah, Demak, sejak Juli lalu. Selasa (8/11), Ganjar melihat langsung untuk tahu penyebab lambatnya pengerjaan jembatan.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus menerima komplain kemacetan akibat perbaikan Jembatan Wonokerto, Kecamatan Karangtengah, Demak, sejak Juli lalu. Selasa (8/11), Ganjar melihat langsung untuk tahu penyebab lambatnya pengerjaan jembatan. (Istimewa)

Usai mengujicoba Tol Semarang-Demak seksi 2, Ganjar langsung menuju ke jembatan tersebut.

Di perjalanan, terlihat kemacetan panjang mengular di kedua sisi karena diberlakukan sistem contraflow.

Di lokasi, tampak para pelaksana dan penanggungjawab proyek sudah menunggu kedatangan Ganjar.

Saat ditanya, lambatnya pengerjaan dikarenakan alasan teknis seperti menunggu pengecoran kering.

“Sambil menunggu itu kan bisa dikerjakan bagian yang lain. Satu minggu bisa selesai apa tidak?,” tegas Ganjar pada salah satu penanggungjawab.

Permintaan Ganjar itu tak langsung diiyakan. Ia malah mendapat alasan lagi. Misalnya ada proses atau tahapan yang mesti dilalui untuk mempercepat progres.

“Saya sudah dikomplain banyak orang. Persoalan teknisnya tentu yang paling tahu adalah para insinyurnya.”

“Nah kita ingin tahu mana yang bisa kita percepat tanpa mengurangi kualitas dan prosedur yang harus dilakukan,” kata Ganjar usai tinjauan.

Pantauan di lokasi, struktur cor jembatan sudah kering dan bisa dilewati. Namun pengerjaan seperti rangka jembatan dan finishing ditiap sisi ujung jembatan belum dikerjakan.

Di kesempatan itu, Ganjar kemudian meminta BBPJN Jawa Tengah-DI Yogyakarta untuk mempercepat penyelesaian exit tol Semarang-Demak seksi 2.

“Ada jalur alternatif yaitu tol, maka tolnya nanti akan kita buka, yang tadi kita lewati.”

“Tol itu akan kita buka untuk mengurai (kemacetan).”

“Maka yang di sana, beberapa hal yang sifatnya teknis saya minta untuk segera diselesaikan,” ujarnya.

Ganjar memastikan turut mendorong percepatan penyelesaian kedua proyek yang berkaitan itu.

Mantan anggota DPR RI itu, juga akan berkomunikasi dengan otoritas dari proyek.

“Saya akan bantu dorong terhadap siapa pun yang mengambil otoritas itu sehingga jangan lama-lama,” katanya.

Kejadian ini, menurut Ganjar, serupa dengan persoalan saat dirinya menjabat di periode pertama.

Yakni soal terlaksananya Tol Semarang-Solo yang tak kunjung usai.

“Dulu tidak tahu yang ditunggu apa gitu, saya bilang buka saja besok. Setelah dibuka beres sampai hari ini,” ujarnya.

Ganjar merasa turut bertang gungjawab dalam proyek ini. Sebab dirinya terus menerima komplain dari masyarakat.

Sehingga Ia akan mendorong otoritas terkait agar mempercepat pengerjaan proyek.

“Masyarakat kan tidak bisa komplain kepada petugas yang ada di sini. Maka itulah ditarik kepada kepemimpinan yang ada terus nanti kita komunikasi,” tegasnya.

Kemacetan yang terjadi akibat pengerjaan jembatan Wonokerto itu, kata Ganjar, telah memengaruhi banyak sektor. Mulai ekonomi hingga psikologis warga yang melintas.

“Maka saya sampaikan ayo percepat mana yang bisa kita percepat.”

“Kalau nunggu kering itu secara teknis satu minggu, ya sudah satu minggu itu nggak bisa (dilewati),” katanya.

“Tapi kalau pekerjaan kiri-kanan itu bisa dilakukan percepatan mungkin tambah alat, mungkin tambah tenaga, ini soal hati, soal profesionalisme dan kemudian sense of emergency-nya musti ada,” imbuh Ganjar.

Sebagai informasi, jembatan Wonokerto, Demak, dibongkar pada 20 Juli 2022 lalu.

Sesuai rencana, pembangunan jembatan itu baru selesai sekitar April 2023.

Namun karena banyak diprotes, penyelesaiannya dipercepat akhir November 2022 ini.

Jembatan Wonokerto memiliki panjang 60 meter dan lebar 11,8 meter.

Kemacetan tak terelakkan

Sebelumnya, Jembatan Wonokerto KM 18 yang menjadi salah satu penghubung Semarang-Kudus mengalami perbaikan pada pukul 22.00 WIB, Rabu (20/7/222).

Tidak berselang lama, kemacetan langsung terjadi, baik dari arah Demak menuju Semarang maupun sebaliknya.

Dari pantauan di lapangan kemacetan dari arah Demak menuju Semarang sudah mencapai 3 km pada pukul 06.00 Wib.

Menurut Kanit Kamsel Satlantas Polres Demak, Iptu Saefudin terjadinya penumpukan kendaraan karena sudah di berlakukan rekayasa lalu lintas yakni contraflow.

Sehingga kendaraan bergiliran untuk menggunakan jalur dari arah Demak ke Semarang.

“Contra flow menggunakan jalur dari Demak Ke Semarang. Sehingga dari dua arah terjadi penumpukan, namun demikian kendaraan tetap berjalan meskipun perlahan,” jelasnya, Kamis (21/7/2022).

Ditambahkan Iptu Saefudin banyak penumpukan kendaraan dari arah Demak ke Semarang terjadi pada pagi hari saat jam kerja.

Namun jika sore hari kebalikannya, penumpukan banyak kendaraan dari arah Semarang ke Demak saat jam pulang kerja.

“Untuk menghindari kemacetan pengguna lalulintas terutama dari arah demak menuju Semarang dapat melalui jalur alternatif dari pertigaan pasar buyaran menuju pertigaan Pamongan Guntur atau menuju Karangawen,” katanya.

Dari arah Semarang menuju Demak dapat melalui Pedurungan menuju Karangawen.

Atau dari arah Banjardowo menuju pamongan Kecamatan Guntur.