Berita

Sejumlah Proyek Jalan di Kabupaten Rembang Kacau dan Tak Sesuai Harapan

REMBANG – Bupati Rembang, Abdul Hafidz secara legowo mengakui kesalahan dan meminta maaf sekaligus bertanggung jawab akan carut marutnya pembangunan jalan yang tak sesuai harapan di tahun 2022 ini.

Hal tersebut ia sampaikan saat sambutan pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemkab Rembang pada Kamis (30/12).

”Yang salah memang saya dan pak wakil bupati. Karena dari awal kami memang terbentur pada birokrasi yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hafidz menambahkan, diakui pembangunan jalan-jalan sebagian besar memang bersumber dari dana pinjaman.

Selanjutnya, Ppemkab pun sepakat menetapkan pinjaman clear pada bulan Mei. Namun, Agustus proyek baru berjalan sebab menunggu hasil lelang dan sebagainya.

”Kebetulan tender tidak ada yang penuhi syarat. Akhirnya re-tender. Bulan Oktober akhir baru mulai berjalan kembali. Kebetulan juga yang menang tidak punya uang. Di cek tidak ada sama sekali, hampir semua menunggu pemerintah,” ujarnya.

Bahkan, di lapangan dirinya sempat menemukan pembangunan jalan yang amburadul. Dirinya pun mengaku sedih dan menyebut itu merupakan salah satu pengalaman pahit selama dirinya menjabat sebagai bupati.

”Jumat (30/12) pagi saya sudah di Lodan, Sarang. Waduh, pembangunan jalan disana 11 12 dengan sawah. Kalau masyarakat marah ya wajar. Saya sadar juga, sedih, saestu. Ini pengalaman pahit,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya pun mendorong dinas terkait untuk melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terjadi di tahun-tahun selanjutnya.

#Polres Rembang, #Polres Demak, #Banjarnegara 

Related Posts

1 of 3,769