Desember 4, 2022
Jawa Tengah
Berita Headlines Jelajah Wawancara

Tumbuhkan Perekonomian, OPD Diminta Berkegiatan di Dalam Daerah

Pemalang –  Plt. Bupati Pemalang Mansur Hidayat meminta organisasi perangkat daerah (OPD) untuk lebih mengutamakan melaksanakan kegiatan kedinasan di dalam daerah.

Hal itu untuk menumbuhkan perekonomian yang mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.

“Teman-teman OPD kalau mau ada kegiatan, lakukan di Pemalang, karena saya kepingin di Pemalang ini tumbuh ekonominya,” pinta Mansur saat membuka pelatihan bisnis pariwisata di salah satu hotel di Pemalang, Sabtu (8/10/2022).

Mansur menjelaskan, permintaannya itu senada dengan arahan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

“Samalah, kalau gubernur (lingkupnya) di Jawa tengah, presiden bicaranya negara, saya di Pemalang maka bicaranya Pemalang,” terang Plt. Bupati.

Menurutnya, pemerintah saat ini sedang fokus untuk menumbuhkan kembali perekonomian nasional, melalui peningkatan konsumsi produk-produk dalam negeri.

“Pemerintah Indonesia sedang gencar-gencarnya menumbuhkan perkonomian,” ungkap Mansur. “Belanja harus dari dalam negeri, kecuali yang belum ada di Indonesia.” lanjutnya.

Mengutamakan mengkonsumsi produk dalam negeri juga berlaku untuk produk jasa pariwisata. Mansur menilai, saat ini sudah banyak tempat wisata dan penginapan yang memadai, sehingga sangat layak untuk dikunjungi.

“Berwisata di negara sendiri, tidak usah jauh-jauh ke luar negeri. Kita sudah banyak (tempat) wisata, kita juga punya hotel-hotel yang representatif, semua tercukupi di Indonesia.” bebernya.

“Harapannya, begitu juga di Jawa Tengah, jangan kemana-mana, kalau mau berwisata ya di Jawa Tengah saja. Karena saya di Pemalang, ya wisatanya di Pemalang,” ia melanjutkan.

Memberi pengetahuan tentang arah bisnis pariwisata usai pandemi Covid-19, disebut penyelenggara kegiatan sekaligus narasumber, Teguh Liberti dari Perhimpunan Industri Pariwisata Indonesia sebagai maksud diadakannya pelatihan.

Pelatihan pariwisata bertajuk “24 Hours Tourism Business Coaching” diikuti 26 pelaku pariwisata. Mereka bukan hanya berasal Pemalang, tapi juga daerah lain di Jawa Tengah seperti Jepara, Blora, Pekalongan, Tegal, Brebes dan Kabupaten Semarang.