BeritaJelajah

Wajib booster sebagai syarat mudik lebaran 2022, Polri berkolaborasi dengan IMM dalam kegiatan Vaksinasi serentak se-Indonesia

Jakarta – Menyusul kebijakan wajib Vaksin booster sebagai syarat mudik lebaran 2022, pemerintah lewat Kepolisian Republik Indonesia mengebut Vaksinasi untuk masyarakat termasuk kalangan mahasiswa.

Dilakukan di 33 titik seIndonesia pada Selasa ( 29/3) salah satunya di Gelanggang Mahasiswa Universitas Trisakti dimana lokasi ini dipilih oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk dikunjungi dan sekaligus menyapa 34 titik Jabodetabek dan 34 Provinsi yang melibatkan Polda masing-masing lainnya lewat video converence.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang berkesempatan berkolaborasi dalam kegiatan ini mengaku senang hati memberikan sumbangsi sumber daya yang dimiliki Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan menyebut ini adalah bentuk ikhtiar dalam melawan Pandemi Covid-19.

“Kami menyambut baik semua hal kebaikan yang bisa kita lakukan bersama, termasuk dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia, ini adalah bentuk nyata dari berlomba-lomba dalam kebaikan dan ikhtiar kita melawan pandemi covid-19. IMM hari ini menerjunkan 74 tenaga kesehatan untuk membantu berjalannya Vaksinasi serentak di 34 titik se-Jabodetabek dan kader IMM, lain juga membantu di daerah sesuai titik yang ditentukan” ujar Dolly San David Ketua DPP IMM.

IMM berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan sampai target yg diinginkan tercapai. IMM dengan SDM yang berlimpah dibawah payung besar Muhammadiyah selalu siap menjadi garda terdepan dalam hal kebaikan.

“Kegiatan seperti ini harus dilakukan secara konsisten, karna bagaimanapun jika suatu kebijakan sudah dibuat, maka harus dibarengi dengan solusi agar kebijakan itu bisa ditaati bersama, termasuk soal syarat vaksin booster masyarakat harus mendapatkan informasi, ketersediaan dan pelayanan vaksin tersebut, itulah yang saat ini kita lakukan bersama Kepolisian Republik Indonesia, IMM siap support SDM sesuai yang dibutuhkan agar pandemi ini cepat berakhir” Pungkas Dolly San David, selaku Ketua DPP IMM Bidang Media.

Related Posts

1 of 18,007